8+Sifat – Sifat Cahaya/ Pengertian/ Berkas [Lengkap]

sifat sifat cahaya – Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata “cahaya”? Tentu saja, Anda akan membayangkan lampu menyala, kan? Lampu memang salah satu perangkat elektronik yang bisa memancarkan cahaya. Inilah sebabnya mengapa pencahayaan memainkan peran yang sangat penting dalam kehidupan.

Cahaya yang dihasilkan oleh cahaya akan dipantulkan kembali dari semua objek yang dikenali. Nantinya, refleksi akan beralih ke mata kita. Mengapa cahayanya dipantulkan? Itu karena salah satu karakteristik cahaya adalah dapat dipantulkan. Apakah itu satu-satunya? Tentu saja tidak, maka Anda harus tetap memahami banyak sifat cahaya.

PENGERTIAN CAHAYA

pengertian-cahaya

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), cahaya adalah sinar (dari hal-hal yang bersinar seperti matahari, bulan, cahaya), yang dapat membuat mata menangkap bayangan benda-benda di sekitarnya.

The Encyclopaedia Britannica (2015) melaporkan bahwa cahaya adalah energi dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Energi cahaya tampak dengan panjang gelombang 380-750 nm. Gelombang elektromagnetik tidak membutuhkan media propagasi.

Karena itu, cahaya tidak membutuhkan media untuk merambat. Tanpa cahaya, kita tidak akan melihat benda-benda di sekitarnya. Elektromagnetik terjadi dalam rentang panjang gelombang yang sangat luas. Dari sinar gamma dengan panjang gelombang kurang dari sekitar 1×10-11 meter hingga gelombang radio dalam meter. Dalam spektrum luas yang dilihat oleh manusia, panjang gelombang menempati pita yang sangat sempit, dari sekitar 700 nm untuk lampu merah hingga sekitar 400 nm untuk cahaya violet.

Ketika benda dapat memancarkan gelombang cahaya, mereka adalah sumber cahaya. Seperti matahari, api, lampu, dll.

Selain benda bercahaya, ada benda gelap. Benda gelap adalah benda yang tidak memancarkan cahaya atau memancarkan gelombang cahaya. Benda gelap dibagi menjadi tiga jenis, yaitu benda buram seperti dinding dan batu. Singkirkan benda-benda yang dapat mentransmisikan cahaya, seperti kaca, dan benda-benda tembus cahaya yang dapat mentransmisikan beberapa cahaya, seperti kertas buram dan air keruh.

BERKAS CAHAYA

berkas-cahaya

Ada 3 jenis berkas cahaya:

  • Berkas cahaya yang menyebar (divergen) dalah sinar yang berasal dari suatu titik dan kemudian menyebar
  • Berkas cahaya sejajar merupakan berkas cahaya yang sejajar satu sama lain.
  • Berkas cahaya mengumpul merupakan berkas sinar/ cahaya yang menuju satu titik tertentu (konvergen).

SIFAT-SIFAT CAHAYA

Cahaya memiliki beberapa sifat yang harus diketahui, yaitu:

CAHAYA DAPAT MERAMBAT LURUS

cahaya-merambat-lurus

Di bawah ini, sifat cahaya dapat dibuktikan berdasarkan objek yang mentransmisikan cahaya. Objek yang tidak dapat ditembus tidak dapat meneruskan cahaya yang menerangi mereka. Mengutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), cahaya diklasifikasikan sebagai bentuk radiasi.

Radiasi adalah sesuatu yang dipancarkan dari sumbernya, tetapi bukan masalah. Sinar matahari bisa melewati ruang hampa. Kecepatan gelombang adalah 300 juta meter per detik. Ketika Anda memotret senter di tempat gelap, Anda akan melihat pemotretan senter langsung (tanpa memutar).

Ini membawa manfaat bagi manusia, sehingga manusia dapat menggunakan esensi cahaya dalam kehidupan sehari-hari mereka. Seperti senter dan lampu sorot listrik.

CAHAYA DAPAT DIPANTULKAN

cahaya-dapat-dipantulkan

Cahaya dapat dipantulkan pada benda datar yang rata dan terkena cahaya. Kemudian, cahaya yang mengenai objek akan dipantulkan. Sifat ini dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu refleksi (Pantulan) bebrbaur dan refleksi teratur. Refleksi teratur adalah refleksi pada objek datar / permukaan objek seperti cermin, sehingga cahaya yang dipantulkan paralel dan teratur.

Ketika cahaya menghantam permukaan yang tidak rata dan tidak rata, refleksi bebrbaur terjadi. Karena itu, arah refleksi tidak terorganisir. Refleksi teratur terjadi ketika menyentuh permukaan yang rata dan halus. Sama seperti cermin, arah refleksi tidak teratur.

Cermin juga dapat dibagi menjadi cermin melengkung dan cermin datar. Cermin melengkung yang lebih panjang dapat dibagi menjadi cermin cembung dan cermin cembung, termasuk yang berikut:

CERMIN CEKUNG

Cermin cekung berbeda dari cermin cembung karena mereka memiliki permukaan melengkung di dalamnya. Gambar objek di cermin cekung tegak, virtual, dan diperbesar. Jika objek jauh dari cermin cekung ini, gambar itu nyata dan telah terbalik.

CERMIN CEMBUNG

Cermin cembung adalah cermin dengan permukaan cembung. Gambar ini buatan atau virtual (bayangan yang terlihat, tetapi tidak dapat ditangkap dengan layar).

CERMIN DATAR

Cermin datar adalah cermin dengan permukaan atau bidang yang tidak melengkung. Cermin biasanya dihentikan dan digunakan oleh semua orang setiap hari, baik di rumah atau di cermin sepeda motor atau kaca spion mobil. Karena itu, ketika cahaya menghantam permukaan yang rata, halus dan mengkilap, hasil pantulan akan teratur. Pada saat yang sama, ketika cahaya menyerang permukaan yang tidak rata, kasar dan tidak rata, hasil pantulan akan berdifusi. Refleksi cahaya dapat bermanfaat bagi umat manusia. Contohnya adalah bahwa manusia dapat melihat bayangannya di cermin.

CAHAYA DAPAT MENEMBUS BENDA BENING

cahaya-dapat-menembus-benda-bening

Di alam ini, cahaya akan menembus benda transparan. Jika cahaya menyerang objek yang gelap, itu tidak akan menembus tetapi akan membentuk bayangan. Misalnya, ketika memegang plastik, kaca, atau benda transparan lainnya ke arah sinar, Anda akan melihat cahaya.

Sinar matahari bisa masuk ke rumah melalui kaca jendela transparan. Banyak orang dengan karakteristik ini menggunakannya untuk membuat kacamata, teleskop atau kaca pembesar.

CAHAYA DAPAT DIBIASKAN

cahaya-dapat-dibiaskan-1

Jika cahaya melewati dua zat dengan kepadatan berbeda, cahaya akan dibelokkan. Misalnya seperti udara dan air. Kejadian membengkokkan cahaya setelah melewati media propagasi disebut refraksi cahaya.

Hukum pembiasan cahaya dibagi menjadi dua dalam hukum ini, yaitu:

  • cahaya datang, cahaya normal dan terbias terletak pada bidang datar.
  • Rasio cahaya insiden dengan proyeksi cahaya yang dibiaskan adalah konstan

Contoh-contoh peristiwa pembiasan cahaya adalah: kolam transparan yang tampak dangkal, bintang-bintang terlihat dengan teleskop, dan pensil yang dimasukkan ke dalam gelas berisi gelas yang terlihat rusak.

CAHAYA DAPAT DIURAIKAN

cahaya-dapat-diuraikan

Mengurai cahaya putih menjadi berbagai lampu berwarna disebut penguraian cahaya atau dispersi. Anda tahu, sebenarnya, sinar matahari terdiri dari berbagai lampu berwarna. Namun, mata kita melihat sinar matahari putih. Contoh lain dari dispersi adalah pelangi.

CAHAYA MERAMBAT PADA RUANG HAMPA

CAHAYA-MERAMBAT-PADA-RUANG-HAMPA

Cahaya memiliki sifat merambat dalam ruang hampa, yang dapat dibuktikan dengan adanya sinar matahari yang mencapai bumi melalui ruang hampa, itulah sebabnya kita merasakan panasnya matahari. Jika cahaya tidak dapat merambat dalam ruang hampa, bumi akan terasa dingin dan tidak boleh ada kehidupan.

CAHAYA MEMILIKI ENERGI RADIASI

CAHAYA-MEMILIKI-ENERGI-RADIASI

Radiasi adalah energi yang dipancarkan dalam bentuk partikel atau gelombang. Cahaya juga memiliki karakteristik radiasi. Ini bisa dibuktikan dengan kehadiran sinar matahari di tubuh kita, dan tubuh akan terasa panas. Panas disebabkan oleh sinar matahari.

CAHAYA MERUPAKAN GELOMBANG TRANSVERSAL

CAHAYA-MERUPAKAN-GELOMBANG-TRANSVERSAL

Cahaya yang dapat merambat tanpa melewati medium atau perantara, dengan kata lain, cahaya dapat merambat dalam ruang hampa, sehingga gelombang cahaya dimasukkan sebagai gelombang transversal.\

sifat sifat cahaya

Categories EDUKASI