Pengertian Seni Rupa/ Fungsi/ Unsur/ Prinsip/ Contoh [Lengkap]

PENGERTIAN

pengertian-seni-rupa

seni rupa – Elemen dasar dari karya seni rupa adalah elemen yang digunakan untuk mewujudkan karya seni rupa. Elemen-elemen ini termasuk titik, garis, bentuk, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan cahaya gelap.

Dalam kreasi artistik, aspek komposisi harus dihitung dengan benar untuk mendapatkan pengaturan yang mempertimbangkan prinsip komposisi.

Prinsip-prinsip komposisi termasuk kesatuan, keseimbangan, harmoni, proporsi yang baik, dan titik vokal yang terfokus. Sekarang, semua aspek yang terlibat dalam menciptakan karya seni ini disebut elemen/ unsur seni rupa.

FUNGSI SENI RUPA

fungsi-seni-rupa

Beberapa fungsi seni rupa, misalnya, ekspresi seniman, menyampaikan nilai-nilai budaya, menciptakan karya untuk dihargai orang lain, sebagai dekorasi dan pameran, sebagai upacara keagamaan, dll.

UNSUR-UNSUR SENI RUPA

Unsur-unsur persatuan akan menghasilkan karya yang bisa dihargai bersama. Komposisi yang baik akan mempengaruhi karya seni rupa. Seperti Berikut ini:

TITIK

titik

Titik adalah elemen seni rupa yang paling dasar. Titik ini dapat menghasilkan suatu bentuk pemikiran atau konsep, yang kemudian akan menghasilkan garis, bentuk atau bidang. Teknik melukis yang menggunakan kombinasi berbagai perubahan dalam ukuran dan warna titik-titik disebut metode penetapan/ Pointlisme.

GARIS

garis

Menurut jenisnya, garis dapat dibagi menjadi garis lurus, lengkung, panjang, pendek, horizontal, vertikal, diagonal, berselang, putus, putus, spiral dan garis lainnya. Kesan yang dihasilkan oleh berbagai garis mungkin berbeda, misalnya, garis lurus mengesankan tegak dan keras, garis lengkung terlihat lembut dan lembut, garis putus-putus yang mengeras mengeras, dan garis spiral memberi lengkungan Kesan.

Menurut bentuknya, garis dapat dibagi menjadi:

  • Garis solid/ Nyata adalah garis yang dibuat oleh garis atau goresan melengkung.
  • Garis Semu/ Pseudowires adalah garis yang muncul karena keseimbangan dalam bidang, warna, atau ruang.

BIDANG

bidang

Bidang adalah pengembangan garis lurus yang membatasi bentuk, sehingga membentuk bidang yang mencakup banyak sisi. Sisi-sisi bidang panjang dan lebar, dan memiliki ukuran.

BENTUK

bentuk

Bentuk juga dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

Bentuk geometris

Geometri adalah bentuk yang ditemukan dalam ilmu ukur, termasuk:

• Bentuk tiga dimensi, seperti kubus dan balok.

• Bentuk silinder, seperti tabung, kerucut dan bola.

Bentuk nongeometris

Bentuk non geometri adalah bentuk yang meniru bentuk alami, seperti manusia, tanaman, dan hewan.

RUANG

ruang

Ruang dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu: bentuk ruang yang sebenarnya, seperti ruang dalam ruangan, ruang dalam patung. Sebuah ruang yang muncul dalam bentuk halusinasi (ilusi), misalnya, sebuah ruangan tempat lukisan itu mengesankan.

Dalam karya seni tiga dimensi, penikmat seni dapat langsung merasakan ruang, seperti kamar di gedung, rumah, sekolah, dll. Elemen spasial dalam karya seni dua dimensi adalah pseudo / virtual karena diperoleh dengan menggambarkan seperti cekung, datar, cembung, datar, pipih, dll..

WARNA

warna

Berdasarkan cahaya, warna dapat dilihat dalam tujuh kromatogram dalam fisika. Secara teori, warna dipelajari melalui dua metode, salah satunya adalah melalui teori pigmen berwarna (Goethe), yaitu partikel halus berwarna. Adapun beberapa istilah dalam teori warna pigmen, termasuk:

  • Pokok warna primer atau warna primer, yaitu, warna yang tidak berasal dari warna apa pun, termasuk merah, kuning, dan biru.
  • Warna sekunder sekunder adalah campuran warna primer. Misalnya: merah + kuning: kisi emas, biru + kuning: merah hijau + biru: ungu
  • Warna ketiga/ Tertier adalah hasil pencampuran warna primer dan warna kedua. Misalnya: kuning + hijau: hijau kuning, biru + ungu: biru ungu, oranye + merah: oranye merah.
  • Analogi mengacu pada serangkaian warna yang ditempatkan berdampingan atau berdekatan dalam lingkaran warna, seperti hijau ke kuning.
  • Warna komplementer adalah warna yang kontras, terletak di sisi berlawanan dari lingkaran warna, seperti contoh merah dan hijau, kuning dan ungu.

Selain warna-warna di atas, ada warna-warna netral, yaitu putih dan hitam.

TEKSTUR

tekstur

Tekstur adalah sifat dan keadaan permukaan dalam suatu karya seni atau permukaan suatu objek. Setiap objek memiliki karakteristik permukaan yang berbeda. Tekstur dapat dibagi menjadi tekstur nyata dan tekstur semu.Tekstur nyata memiliki nilai sentuhan yang sama antara penglihatan dan palpasi. Tekstur semu adalah tayangan yang berbeda antara penglihatan dan sentuhan.

GELAP TERANG

gelap-terang

Setiap bagian dari suatu objek dapat memiliki intensitas cahaya yang berbeda. Hal yang sama berlaku untuk karya seni. Ini seperti lukisan pemandangan alam. Perbedaan intensitas cahaya akan meninggalkan kesan mendalam. Perhatikan gambar di bawah ini.

PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA

Ada beberapa prinsip yang membentuk komposisi bentuk seni rupa, yaitu:

PERSATUAN

Persatuan adalah hubungan antara berbagai bagian dari karya seni. Persatuan adalah prinsip utama unsur artistik yang saling mendukung untuk membentuk karya yang baik dan harmonis. Untuk mengatur suatu unit, setiap elemen tidak harus sama dan sama, tetapi elemen dapat berbeda atau berubah, sehingga membuatnya menjadi pengaturan yang seragam.

PENEKANAN (KONTRAS)

Penekanan adalah pada kesan yang diperoleh karena dua elemen yang berlawanan, dan perbedaan yang signifikan dalam warna, bentuk dan ukuran akan membuat kesan tidak monoton.

IRAMA

Ritme adalah mengulang satu atau beberapa elemen secara teratur dan terus menerus. Susunan atau susunan berulang elemen visual dalam bentuk susunan garis, susunan bentuk atau susunan perubahan warna. Pengulangan elemen dengan bentuk dan posisi yang sama akan terasa statis, sedangkan pengaturannya akan bervariasi dalam ukuran, warna, tekstur, dan jarak, menghasilkan pengaturan dengan irama yang harmonis.

GRADASI

Gradasi adalah untuk menyiapkan warna sesuai dengan pencampuran bertahap dari berbagai warna.

PROPORSI

Proporsi, atau kesebandingan, membandingkan bagian dari suatu bagian dengan bagian lain secara keseluruhan.

Sebagai contoh, ukuran tubuh dibandingkan dengan ukuran kepala, ukuran objek dibandingkan dengan ukuran latar belakang, dan ukuran objek dibandingkan dengan kesesuaian objek lain di dekatnya atau jauh.

HARMONI

Harmoni adalah prinsip yang digunakan untuk menyatukan unsur-unsur visual, bahkan jika mereka berasal dari bentuk yang berbeda. Tujuan harmoni adalah untuk menciptakan harmoni dari berbagai elemen.

KOMPOSISI

Komposisi adalah mengatur elemen visual dengan mengaturnya menjadi cara yang baik, tertib dan harmonis.

KESEIMBANGAN

Keseimbangan adalah kesan yang diperoleh dari suatu pengaturan yang memiliki daya tarik yang sama di setiap sisi pengaturan.

seni rupa