Akhlakul Karimah/ Pengertian/ Dasar/ Ciri/ Contoh Lengkap [2020]

akhlakul karimah – Istilah ini berasal dari bahasa Arab dan berarti karakter, temperamen, perilaku atau karakter dan kebiasaan. Dan karimah berarti mulia, terpuji, dan baik hati. Karena itu, akhlaqul karimah berarti karakter atau watak mulia. Tujuan dari karakter adalah bahwa setiap orang bertindak atau bertindak sesuai dengan kebiasaan baik dan ajaran Islam.

PENGERTIAN AKHLAKUL KARIMAH

pengertian-akhlakul-karimah

Istilah ini berasal dari bahasa Arab dan berarti karakter, temperamen, perilaku atau karakter dan kebiasaan. Dan karimah berarti mulia, terpuji, dan baik hati. Karena itu, akhlaqul karimah berarti karakter atau watak mulia. Tujuan dari karakter adalah bahwa setiap orang bertindak atau bertindak sesuai dengan kebiasaan baik dan ajaran Islam.

Moralitas memiliki dua metode untuk mendefinisikan moralitas, yaitu linguistik (bahasa) dan terminologi (istilah). Dari sudut pandang linguistik, moralitas berasal dari bahasa Arab, yaitu isim masdar (infinitive) berasal dari akhlaqa, yukhliqu, ikhlaqan, sesuai dengan proporsi (wazan) tsulasi mazid af’ala , Yuf’ilu, if’alan berarti al-sayijah (temperamen), ath-thabiah (perilaku, karakter, karakter dasar), al-‘adat (kebiasaan, adat), al-maru’ah (peradaban baik) dan juga din (agama).

Karakter dalam bahasa Indonesia berasal dari kata “khalaqa”, yang berarti membuat, membuat, dan memproduksi. Akhlaq dalam bahasa Indonesia secara moral disebut etimologi, dan secara moral berarti temperamen, kebiasaan, karakter, atau sistem perilaku yang dibuat oleh manusia.

DASAR HUKUM AKHLAKUL KARIMAH

Sumber itu adalah hukum ajaran agama Islam. Allah berfirman dalam Q.S Al Ahzab: 21

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا


Sesungguhnya, Nabi adalah teladan baik Anda, yaitu, bagi mereka yang menginginkan (pada hari kebangkitan) kebaikan Allah dan (segera hadir) yang akan datang, ia adalah contoh yang baik, dan ia sering merujuk kepada Allah.

Dalam Islam, dasar atau ukuran untuk menyatakan kebaikan dan keburukan seseorang adalah Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad. Menurut Al-Quran dan Hadits Nabi, seseorang harus bertahan dalam kehidupan sehari-hari. Sebaliknya, jika menurut Al-Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad SAW adalah buruk, maka harus dihindari.

JENIS-JENIS AKHLAQ

Diukur dari bentuknya akhlaq dibagi menjadi yaitu :

  • Akhlaq Jawarih (kegiatan olahraga atau anggota badan atau)
  • Akhlaq lisan (bahasa atau peribahasa)
  • Akhlaq Qalbu (sikap batin atau alami)

Diukur dari sifatnya akhlaq dibagi menjadi yaitu :

Al-Akhlaq al-Karimah (mulia) atau al-Mahmudah (layak dipuji)

Contoh Teladan yang mulia dan terpuji:

  • Orangtua dipatuhi
  • Sopan santun kepada guru
  • Bersikap baik pada diri sendiri
  • Perlakukan tetangga Anda dengan baik
  • Melakukan sesuatu untuk membantu orang lain
  • Cintai Tuhan
  • Berbuat baik dan menjauh dari larangan Tuhan
  • Cintai dan patuhi nabi
  • Cintai yang lemah
  • Merawat dan memberi makan hewan
  • Merawat tanaman
  • Lakukan hal yang benar
  • Menepati janji Anda
  • Pertahankan kepercayaan
  • Berani
  • sabar
  • Pemaaf
  • Kemurahan hati
  • Kepercayaan
  • Hidup sederhana
  • Terima kasih Tuhan
  • Ketulusan
  • pemalu

Contoh Akhlaq Tercela dan Jelek

  • Mengadu Domba
  • Riya
  • Dengki
  • Mengumpat
  • Dendam
  • Ujub dan Takabur (sombong)
  • Bakhil
  • Pengecut
  • Pengkhianatan
  • Penipu
  • Nifaq

Diukur dari objeknya akhlaq dibagi menjadi yaitu :

Akhlaq manusia terhadap dirinya, Setiap orang memiliki kewajiban untuk mempertahankan sifat mereka sendiri dan memenuhi hak-hak mereka. Mereka digolongkan bersalah atau bahkan murtad dalam Islam, menyebabkan diri mereka menderita, belum lagi membunuh orang.

Akhlaq manusia terhadap Allah, Dia diciptakan sebagai makhluk hanya untuk menyembahnya (ibadah), jadi jika dia tidak menyembahnya, maka moralitas dirinya kepada Allah tidak baik.

Akhlaq manusia terhadap sesama manusia, Di sini, manusia saling bergantung, dan manusia saling membantu dengan saling membantu / membantu satu sama lain, menjaga rasa hormat, dan melindungi jiwa dan properti orang lain.

Akhlaq manusia terhadap makhluk lain, Entah itu dengan Jin, malaikat tanaman, hewan atau yang lain, mereka dibatasi dalam mengatur hubungan mereka.

CIRI-CIRI AKHLAKUL KARIMAH

Akhlak yang baik atau moralitas yang baik adalah moralitas atau sifat baik yang juga ada dalam diri para nabi. Di antara banyak akhlak terpuji, banyak dari mereka dianggap termasuk kelompok besar dari semua kualitas baik, salah satu ciri- cirinya termasuk:

  • Mempertahankan harga diri, optimis, tulus, sabar, menepati janji, pemaaf, jujur, dapat dipercaya, hemat dan lembut.
  • Assyaja’ah (bekerja keras untuk mempertahankan kebenaran)
  • Al Qonaah (sederhana, mereka nyaman dan adil)
  • Persaudaraan dan persatuan.

INDIKATOR AKHLAKUL KARIMAH

AMANAH

amanah

Kata amanah diartikan sebagai jujur ​​atau dapat dipercaya. Dalam terminologi, kepercayaan mengacu pada sesuatu yang harus dipercayakan kepada seseorang dengan properti atau pengetahuan atau rahasia lain, dan harus dilestarikan dan disampaikan kepada seseorang yang memiliki hak untuk mendapatkannya.

PEMAAF

pemaaf

Pemaaf adalah sikap pengampunan terhadap orang lain yang berbuat, tanpa sedikit pun rasa benci dan keinginan untuk membalas. Pengampunan adalah salah satu manifestasi dari SWT yang dipersembahkan kepada Allah. Dalam Islam, kita bisa memaafkan kesalahan orang lain tanpa menunggu permintaan maaf dari org lain. Karena itu, pengampunan berhubungan dengan menekan amarah dan melakukan perbuatan baik. Tidak ada yang bisa menenangkan diri dan menenangkan sudut pandang Anda, itu adalah hati yang jauh dari kejahatan.

SABAR

sabar

Kesabaran berarti bertahan. Melalui hukum Islam, kesabaran berarti menghindari tiga hal: pertama, kesabaran atas kepatuhan pada Allah. Kedua, bersabarlah dengan apa yang dilarang Allah. Ketiga, bersabarlah dengan nasib yang diberikan Allah.

QANA’AH

qonaah

Dengan kata lain, “qana’ah” berarti cukup merasa dan mau memberikan hadiah yang diberikan oleh Allah SWT. Tujuan Kanaa sangat luas. Untuk benar-benar mempercayai keberadaan di luar kemampuan kita, dengan sabar tanyakan apakah syarat-syarat Allah SWT tidak memuaskan bagi kita, dan berterima kasih padanya karena menyediakan makanan lezat, karena kita tidak tahu kapan keanggunan akan hilang. Dalam hal ini, kami disuruh bekerja keras dan menganggapnya serius, karena dalam kehidupan fisik kami, kewajiban belum berakhir. Alasan mengapa kita bekerja keras bukan karena kita membutuhkan lebih banyak sumber daya dan tidak cukup merasa tentang hal-hal di depan kita, tetapi kita bekerja keras karena orang yang memiliki kehidupan harus bekerja keras.

KEBERSIHAN

kebersihan

Kebersihan adalah upaya manusia, yang bertujuan untuk melindungi diri mereka sendiri dan lingkungan sekitar dari semua hal yang kotor dan jahat, untuk mencapai dan mempertahankan kehidupan yang sehat dan nyaman. Kebersihan adalah kondisi untuk mencapai kesehatan, dan kesehatan adalah salah satu faktor yang dapat membawa kebahagiaan. Sebaliknya, kotoran tidak hanya merusak penampilan, tetapi juga menyebabkan berbagai penyakit, dan penyakit merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan pasien sakit.

akhlakul karimah